Saturday, 21 April 2012

CANDI BAJANG RATU, Mengenalkan budaya pada anak-anak sambil berwisata



 April 2012,Hari minggu ini sebenarnya aku punya janji untuk mengajak  keponakanku berenang, tapi cuaca panas sekali ,jam 10 pagi saja matahari sudah terasa begitu menyengat kulit....
aku jadi malas mau berangkat renang, tapi gimana ya dengan keponakan-keponakanku mereka pasti tetap minta di ajak liburan.
Tiba-tiba aku punya ide, untuk mengajak mereka wisata sejarah di candi-candi peninggalan majapahit, trowulan.
Awalnya mereka tidak mau, ingin tetap minta di ajak berenang dengan sedikit rayuan akhirnya mereka mau juga main ke candi-candi..hehehe
Rute pertama kami adalah mengunjungi candi bajang ratu
Candi Bajangratu atau yang dikenal sebagai Gapura Bajangratu adalah sebuah candi yang berada di Desa Temon, Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Bangunan ini diperkirakan dibangun pada abad ke-14. Menurut catatan Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Mojokerto, candi ini berfungsi sebagai pintu masuk bagi bangunan suci untuk memperingati wafatnya Jayanegara yang dalam NegaraKertagama disebut “kembali kedunia Wisnu” tahun 1328.
Diduga pula candi ini merupakan pintu gerbang menuju ke istana Majapahit
Nama Bajangratu itu sendiri dikaitkan dengan tulisan dalam Pararaton dan cerita rakyat setempat. Disebutkan, ketika dinobatkan menjadi raja, Jayanegara masih sangat muda (bajang) sehingga diberi sebutan “Ratu Bajang atau Bajang Ratu”. Disitu juga disebutkan, bahwa ketika meninggal, Jayanegara didharmakan di Kepompongan serta dikukuhkan di Antawulan (kini Trowulan. Penyebutan Bajangratu muncul pertama kali dalam Oundheitkundig Verslag [OV] tahun 1915.
taman candi bajang ratu lumayan sejuk, di sekiling candi banyak pohon-pohon besar aku duduk di bawah pohon, sambil mengawasi keponakanku yang sedang asyik bermain di taman sekitar candi.
di kejauhan tampak candi bajang ratu yang terlihat anggun dan cantik.

hari itu lumayan ramai pengunjung di candi ini, ada juga rombongan yang sedang melalukan photo sesion untuk prawedding. wow..asyik juga yaa
setelah puas bersantai di candi ini aku mengajak ponakanku lanjut ke candi tikus yang letaknya tidak jauh dari bajang ratu.
seperti apa candi tikus, teman-teman bisa baca postinganku yang terdahulu. Hanya saja pada saat aku ke candi tikus kali ini..eh di sana juga ketemu rombongan yang sedang photo session praweding.
aku senyum sendiri sambil berfikir “ apa hari ini, hari prawedding nasional yaa??...” .wah jadi pingin juga nih, kapan yaa....hehehe.
waktu sudah menunjukan hampil pukul 1 siang, udara makin panas perut pun sudah keroncongan minta di isi dan juga waktunya sholat dhuhur.aku mengajak mereka pulang ternyata mereka masih belum mau pulang...aduh dasar anak-anak, tadi tidak mau berangkat, ehh sekarang tidak mau pulang.
akhirnya dengan sedikit membujuk mereka dan berjanji akan ke sini lagi jika mereka liburan, mereka pun mau di ajak pulang. Ternyata asyik juga lho berwisata sambil mengenalkan sejarah pada anak-anak.
mereka bisa belajar dengan melihat object secara langsung, kalau tidak salah  ini di sebut teori pembelajaran dengan metode karyawisata. Jika tidak salah begitu, tapi jika salah mohon di koreksi ya...

No comments:

Post a Comment